waktu kita diam
aku masih memungut huruf-huruf
menyusunnya jadi namamu
menyimpan rapat-rapat dalam laci
ada sunyi
malam lelap
kau tak lakukan apa-apa
selain membakar lilin
ada jam dinding yang hangus
dan sepotong nama menggigil
di luar kamar
mati dihujam hujanya,
diam-diam kita memang suka
bicara sendiri-sendiri
Rabu, 07 November 2007
Sebuah Sunyi
Diposting oleh
Bayu Ersandy
di
00.38
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar